Jumat, 21 September 2012

MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN



Multimedia terbagi menjadi dua kategori, yaitu: multimedia linear dan multimedia interaktif. Multimedia linear adalah suatu multimedia yang tidak dilengkapi dengan alat pengontrol apapun yang dapat dioperasikan oleh pengguna. Multimedia ini berjalan berurutan dengan interaksi satu arah contohnya TV dan film, dan hal ini memungkinkan seseorang belajar melalui siaran TV, contoh televisi yang  menyajikan pendidikan adalah TV Edukasi yang diproduksi oleh Pustekom kementerian Pendidikan Nasional. Sedangkan Multimedia interaktif adalah suatu multimedia yang dilengkapi dengan alat pengontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendaki untuk proses selanjutnya. Contoh multimedia interaktif adalah CD interaktif, aplikasi game, quiz dll.
Multimedia Interaktif berasal dari kata MULTI, MEDIA dan INTERAKTIF. Multi berarti banyak, media berarti suatu alat yang digunakan untuk membawakan pesan, interaktif  berarti interaksi antara multimedia interaktif dengan penggunanya.
Jadi multimedia interaktif dapat diartikan  media yang menggabungkan dua unsur atau lebih media yang terdiri dari teks, grafik, gambar, foto, audio, dan animasi secara terintegrasi dengan kontrol dari penggunanya.
Banyak software yang dapat digunakan untuk merancang multimedia. Untuk software interaktif diantaranya Macromedia Flash (Versi Mx, 8, etc) dan Maromedia Director (Versi Mx, 8, etc). Untuk pengolahan graphic menggunakan Adobe Photoshop (7,CS1,CS2,CS3), pengolahan suara menggunakan Cool Edit Pro dan FL Studio 6 dan pengolahan animasi menggunakan Swismax, Adobe image Ready dan Macromedia Flash
Proses belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal, faktor internal meliputi bakat, minat, gaya belajar dll dan faktor eksternal dinataranya meliputi penciptaan lingkungan belajar. Jadi dalam pembelajaran yang utama adalah bagaimana siswa belajar. Belajar dalam pengertian aktivitas mental siswa dalam berinteraksi dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan perilaku yang bersifat relatif konstan. Dengan demikian aspek yang menjadi penting dalam aktivitas belajar dan pembelajaran adalah lingkungan. Bagaimana lingkungan ini diciptakan dengan menata unsur-unsurnya sehingga dapat merubah perilaku siswa. Dengan demikian guru harus mampu dan mau untuk membuat sarana multimedia interaktif yang memungkinkan siswa dapat belajar meskipun tanpa guru, siswa bisa beajar mandiri baik di sekolah maupun di rumah dengan memanfaatkan bahan pembelajaran yang telah dikemas sedemikian rupa sehingga membangkitkan motivasi siswa untuk belajar dan juga proses pembelajaran akan lebih menarik, lebih interaktif, jumlah waktu mengajar dapat dikurangi, kualitas belajar dapat ditingkatkan, dan proses belajar mengajar dapat dilakukan dimana dan kapan saja, serta sikap belajar siswa dapat ditingkatkan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar